Herbal Holistik Murah Hati: Mengenal Meniran

Kamis, 06 Maret 2014

Mengenal Meniran

Setelah pembahasan sebelumnya mengenai imunomodulator, sekarang kita bahas tanaman meniran secara umum.


Efek Herbal
Meniran bersifat diuretik, antiradang, pelindung hati, pereda demam, dan penjaga stamina.

Empiris
Herba meniran digunakan untuk mengobati penyakit kuning, kencing nanah (gonorrhoea), gangguan pencernaan, diabetes, luka pada kulit, diare, radang usus, meredakan sariawan, infeksi saluran kencing, radang hati, dan penambah nafsu makan.

Bukti Ilmiah
Antibakteri
Ekstrak metanol daun meniran mempunyai efek antibakteri paling tinggi terhadap bakteri Staphyloccocus aureus, Bacillus subtilis, E. coli, dan Pseudomonas aeruginosa. Efek ini disebabkan senyawa antibakteri pada meniran atau phyllanthin, hypophyllanthin, nirathin, dan nietetralin. Ekstrak petroleum eter dari batang, daun, dan akar meniran juga menunjukkan efek antifungi.

Pelarut Asam Urat
Kandungan utama flavanoid dan glikosida flavanoid menghambat kerja enzim xanthine oksidase dan superoksidase. Kedua efek ini digunakan dalam pengobatan asam urat dan batu ginjal. Meniran juga bersifat diuretik, mendorong keluarnya air seni. Dengan cara ini diharapkan kelebihan asam urat bisa segera dilepas.

Imunomodulator
Penguat sistem imun tubuh, itulah kunci utama meniran. Dari aneka uji klinis yang dilakukan di berbagai negara, meniran menunjukkan aksinya sebagai imunomodulator. Imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif menjalankan tugasnya, sekaligus menguatkan sistem imun (imunomodulator) tubuh. Jika sistem imun meningkat kekebalan atau daya tahan tubuh terhadap serangn virus, bakteri, atau mikroba juga meningkat.
Sistem kekebalan tubuh bekerja dengan 3 cara, pertama menciptakan penghalang yang mencegah masukknya bakteri dan virus ke dalam tubuh. Kedua jika bakteri dan virus terlanjur masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan akan cepat mendeteksinya dan melakukan proses eliminasi sebelum zat asing ini berkembang biak. Ketiga jika bakteri dan virus terlanjur berproduksi, sistem kekebalan tubuh akan mulai memberantasnya.

Hepatoprotector
Meniran juga berfungsi sebagai agen hepatoprotector. Di India sudah lazim herba meniran digunakan untuk obat liver. Sekelompok tikus diijeksi karbon tetraklorida, zat penginduksi hepatotoksik. Ternyata tikus yang diberi air rebusan meniran mengalami perbaikan organ liver.
Phllanthus bekerja sebagai pelindung hati dengan cara menyabotase DNA polimerasi, enzim yang diperlukan virus hepatiti B untuk bereplikasi. Dalam penelitian di India, 59 % pasien yang menerita infeksi hepatitis B menunjukkan kadar HBV invection yang makin kecil setelah mengonsumsi meniran selama 30 hari.
Stimuno Forte, salah satu fitofarmaka, yang berkhasiat untuk imonomodulator, menggunakan meniran sebagai salah satu bahan bakunya.

Redaksi Trubus, Herbal Indonesia Berkhasiat, Vol 8. Dengan perubahan seperlunya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar